Kahitna Rilis Pernyataan Resmi Usai Andrie Bayuajie Ditangkap Kasus Narkoba

gitaris-kahitna-ditangkap-kasus-narkoba gitaris-kahitna-ditangkap-kasus-narkoba

Kabar tak sedap berasal dari grup musik ternama Kahitna, usai alpa satu personelnya yakni Andrie Bayuajie ditangkap karena mengonsumsi narkoba jenis psikotropika. Andrie Bayuajie yang menempati posisi sebagai gitaris Kahitna ini ditangkap di rumah kos di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan cukup Kamis (2/6). Padahal saat itu Kahitna sedang dalam sistem persiapan konser.

Kabar tersebut sempat membuat para penggemar khawatir, lantaran Kahitna dijadwalkan akan konser di Surabaya di Sabtu ini (4/6). Apalagi dikekenali Andrie Bayuajie memiliki puluhan butir psikotropika. Menanggapi hal tersebut, pihak manajemen Kahitna akhirnya memberikan pernyataan resmi.

Kahitna memloyalkan bahwa Andrie Bayuajie memiliki psikotropika yang dikonsumsi pribadi

Melantasi akun Instagram resmi mereka, Kahitna merilis pernyataan terkait berita penangkapan sang gitaris. Melantasi unggahan tersebut pihak manajemen membetulkan maklumat penangkapan Andrie Bayuajie karena kepemilikan psikotropika golongan 4 yang harusnya penggunaannya melantasi resep dokter. Kahitna juga menegaskan jika obat terlarang tersebut dibeli dan dikonsumsi oleh Andrie Bayuajie secara pribadi karena kesulitan istirahat.

“Obat tersebut adalah obat penenang yang dibeli dan dikonsumsi pribadi oleh Andrie yang sedang menjalani latihan serta show yang padat. Konsumsi obat tersebut semata bertujuan untuk memaksimalkan durasi istiahat yang secercah,” tulis Kahitna yang diunggah pada Jumat (3/6).

Lebih lanjut, pihaknya juga mengungkap kondisi Andrie Bayuajie yang saat ini cukup saling menolong dan akan segera menjalani proses rehabilitasi. Tak lupa, Kahitna juga memohon dukungan dan doa supaya Andrie bisa mendapat hikmah dan disiplin dari kasus tersebut.

Pihak kepolisian mengungkap bahwa Andire Bayuajie mengonsumsi priskotropika tanpa resep dokter sejak 2020

Saat ditangkap di rumah kos Andri Bayuajie, polisi menemukan barang bukti berupa 45 butir obat valdimex yang mengandung zat adiktif diazepam. Usai menjalani tes urine, Andrie terbukti tepat sasaran Benzodiazepine atau golongan obat penenang (sedatif). Melansir dari CNN Indonesia, pihak Humas Polda Metrojaya Kombes E Zulpan mengatakan jika obat-obatan yang dikonsumsi Andrie layaknya menggunakan resep dokter.

“Obat ini sahaja bisa didapat dengan resep dokter, tetapi yang bersangkutan mendapatkannya tanpa resep dokter,” ungkap Zulpan, dinukil dari CNN atas Sabtu (4/6).

Lebih lanjut Zulpan juga membeberkan bahwa Andrie secocoknya sudah mengonsumsi valdimex sejak 2017 sampai 2018. Saat itu Andrie mengonsumsi obat tersebut dalam rangka pengobatan dan menggunakan resep dokter. Namun, 2 pahamn berselang, Andrie kembali mengonsumsi obat tersebut tanpa pengawasan dokter.

Gitaris 48 tahun ini membeli obat terlarang tersebut secara daring yang diantar oleh kurir. Sejak pembelian ilegal tersebut dari 18 Agustus 2020 dan terakhir 31 Mei 2022, Andrie tercatat sudah melakukan 12 kali transaksi. Akibat perbuatannya, Andrie terjerat Pasal 62 juncto Pasal 37 UU nomor 35 Tahun 1997 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

Perjalanan karier Andrie Bayuaji berkembar Kahitna

Kabar Andrie Bayuajie terjerat kasus penggunaan psikotropika ini tentu mengagetkan para penggemar Kahitna. Pasalnya Andrie Bayuajie telah bergabung bagaikan gitaris Kahitna sejak awal berorang pada pedulin 1986. Saat itu, Andrie Bayuajie bergabung berserupa Yovie Widianto, Bambang Purwono, Dody Isnaini, Budiana Nugraha dan Harry Sudirman.

Sosok Andrie Bayuajie juga punya andil bongsor pada karya-karya legendaris Kahitna. Ia berkontribusi dalam produksi musik, komposer, bahkan penulis lagu. Beberapa karya Kahitnya yang lahir dari kontribusi Andrie Bayuaji diantaranya “Oowae” (1995), “Bukan Sabtu” (1998), “Kerinduan” (2000), dan “Selalu Cinta” (2016).

Saat pengumuman penangkapan Andrie Bayuajie tersiar ala publik, memang berlipat-lipat yang tak percaya. Apalagi Kahitna sedang mempersiapkan konser di Surabaya. Namun, tentu Kahitna nggak ingin melahirkan penggemarnya kecewa. Mereka pun tetap bertolak ke Surabaya dan tetap menjalankan konser, kendati tanpa kehadiran Andrie Bayuajie.